Sorotan Pembangunan Rumah Dinas Dokter RSUD Palabuhanratu: Bangunan Berdiri, Papan Proyek Dipertanyakan
Liputanpalabuhanratu.net|SUKABUMI– Pembangunan rumah dinas dokter di RSUD Palabuhanratu disebut tengah berjalan, rangka atap baja ringan terpasang, terdiri 2 lokal masing-masing 2 kamar dalam satu atap. Namun sorotan muncul soal dugaan tidak terlihatnya papan informasi proyek di lokasi.
Jika benar, publik wajar bertanya: sumber anggaran dari mana? Berapa nilai kontrak? Siapa pelaksana? Kapan mulai dan target selesai?
Papan informasi bukan satu-satunya ukuran proyek bermasalah, namun menjadi sarana dasar transparansi agar masyarakat bisa ikut mengawasi anggaran publik.
Istilah "proyek siluman" kerap muncul saat informasi minim, tapi harus proporsional. Ketiadaan papan belum bisa jadi bukti ilegal atau penyimpangan, status pasti perlu verifikasi dokumen, kontrak, sumber anggaran, pelaksana dan kesesuaian pekerjaan.
Yang dibutuhkan bukan tuduhan, melainkan keterbukaan dari pengelola RSUD Palabuhanratu dan instansi terkait: nama pekerjaan, sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana, waktu pelaksanaan.
Prinsipnya, uang publik wajib bisa diawasi. Jika administrasi sesuai ketentuan, penjelasan terbuka justru akhiri spekulasi.
Hingga berita ini ditayangkan, dugaan ketiadaan papan informasi, sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana dan status administrasi pembangunan rumah dinas dokter tersebut masih memerlukan konfirmasi resmi pihak terkait.
(Ateu/Ellah)

